Categories Film Review

Review, Wake Up Dead Man (2025)

Knives Out (2019) tak berakhir begitu saja, sebab tiga tahun kemudian Glass Onion (2022) rilis membawa cerita baru yang segar dan kaya akan pesan-pesan satir. Lalu, tahun ini Wake Up Dead Man (2025) muncul membawa ide cerita yang jauh lebih menarik dan mendorong rasa penasaran penuh.

Wake Up Dead Man memboyong Josh O’Connor menjadi karakter kunci yang berperan sebagai “Pastor Baik Hati” bernama Jud. Bersama Benoit Blanc (Daniel Craig), Pastor Jud berupaya keras memecahkan kasus pembunuhan Monsinyur Wicks (Joshn Brolin), seorang pastor yang tewas karena ditikam pisau berkepala serigala.

Cerita berawal dari pemindahan tugas Pastor Jud ke sebuah gereja kecil yang dipimpin oleh Monsinyur Wicks. Di sana, Pastor Jud merasa bahwa Monsinyur Wicks memimpin gereja dengan serampangan dan egois. Tak ada salib atau patung-patung di dalam gereja, begitu pula dengan Monsinyur Wicks yang selalu menyindir umatnya saat berkhotbah. Hal itu membuat Pastor Jud muak, sekaligus menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

Father Jud & Benoit Blanc. Courtesy of ELLE.

Dibandingkan dengan Glass Onion, Wake Up Dead Man memiliki pace yang cepat dan cenderung tanpa twist berarti. Meski pelaku pembunuhan tak mudah diungkap, akhir dari pengakuannya sangat biasa. Tak ada yang terlalu istimewa, padahal kasus pembunuhan yang diciptakan begitu teliti, tak bercela, dan nyaris sempurna.

Ada perasaan kesal yang terbangun ketika Pastor Jud terombang-ambing oleh iman dan keinginannya mengungkap pembunuhan. Karakternya sangat tak konsisten. Meskipun begitu, Pastor Jud menjadi gambaran bagaimana sejatinya seorang pastor harus bertindak. Karakternya menunjukkan bahwa pastor juga manusia, tak ada kuasa berlebih. Sampai akhir, karakternya begitu jujur dan tulus. Maka dari itu, Pastor Jud layak menjadi karakter yang paling dicintai oleh penonton The Knives Out Trilogy.

Kehadiran Jeremy Renner (dr. Nat) rupanya bukan semata-mata sebagai pemeran pembantu biasa. Karakternya dibangun begitu kuat dan punya motif. Screen time bagi dr. Nat juga terbilang banyak, wajar bila penonton bertanya-tanya atas peran lelaki itu sebenarnya. Kehadiran karakter pembantu lainnya tak kalah menarik, ada Lee Ross (Andrew Scott) dengan cara aktingnya yang khas, dan Mila Kunis muncul sebagai anggota polisi cekatan.

Father Jud. Courtesy of The Hollywood Reporter.

Pemilihan tiap karakternya begitu pas. Semua orang memiliki cara mereka sendiri dalam membawakan peran, hal tersebut membuat film terasa nyata. Namun, lagi-lagi film The Knives Out Trilogy tidak menghadirkan perasaan puas saat kasus terpecahkan. Selalu ada ruang kosong yang membuat film-film ini kurang padahal secara eksekusi sudah matang. Pengungkapan pembunuhnya selalu terasa biasa saja dan tidak menghadirkan perasaan takjub sebab hal itu sudah dihabiskan pada proses pengungkapan bagaimana pembunuhan terjadi.

Pada akhirnya, dalam trilogi ini, Knives Out (2019) masih menduduki tahta sebagai yang paling sempurna secara eksekusi. Mulai dari pembangunan plot, pengungkapan pembunuhan, hingga plot twist dalam ceritanya. Sementara itu, Wake Up Dead Man (2025) menduduki kursi kedua, lalu terakhir disusul oleh Glass Onion (2022) sebab secara cerita ia adalah yang paling biasa dan mudah diterka.

Our Score: 7.5/10

Judul: Wake Up Dead Man: A Knives Out Mystery
Sutradara: Rian Johnson
Produser: Ram Bergman
Pemeran: Daniel Craig, Josh O’Connor, Glenn Close, Josh Brolin, Mila Kunis, Jeremy Renner

Written By

Petricia Putri Marricy

A Dullahan (Senior Writer) at Monster Journal.
A woman issue enthusiasts and a fan of Angelina Jolie and Keigo Higashino.
Currently a student at English Literature department and soon to be a graduate.
(petriciamarricy@gmail.com)

More From Author

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

You May Also Like