Coachella Valley Music and Arts Festival bukan sekedar festival, ini semacam “panggung mimpi” global yang diselenggarakan setiap tahun di California, Amerika Serikat.
Festival ini biasanya berlangsung selama dua akhir pekan berturut-turut di bulan April, dengan lineup musisi yang luar biasa. Menghadirkan musisi kelas dunia dan menjadi trendsetter global dalam dunia musik dan festival. Tahun 2026 ini Coachella kembali memberikan panggung pada Anyma yang kali ini tampil memukai di Main Stage, setelah debutnya yang memorable di 2024.
Dibalik Anyma, terdapat nama Matteo Milleri yang merupakan produser asal Italia yang sebelumnya dikenal lewat duo Tale Of Us dan memiliki pengaruh besar dalam skena techno modern. Melalui Anyma, Matteo Milleri seperti melakukan rebranding terhadap dirinya yang memperlihatkan dirinya lebih dari sekedar DJ.
Matteo sudah mulai menarik perhatian dunia musik sejak 2022-2023 berkat pertunjukan live nya yang unik dan futuristik. Ia menampilkan pertunjukan yang tampak seperti masuk kedalam dimensi lain, penggabungan melodic techno dengan seni visual digital yang imersif dilengkapi dengan humanoid 3D sampai visual gaya AI yang terasa hidup. Hal tersebut menciptakan pengalaman audio-visual yang sangat khas dan berpengaruh dalam dunia musik elektronik modern. Album seperti Genesys dan Genesys II juga bukan sekedar kumpulan lagu, tetapi cerita yang mengeksplorasi tema kesadaran, teknologi, dan evolusi manusia.
Jika dibandingkan dengan dunia per-DJ-an di era 2016-2020, Anyma memiliki vibes yang berbeda. DJ pada era tersebut fokus pada beat-drop, crowd energy dan euphoria.
Visual hanya pelengkap dengan sekedar menampilkan logo, lampu dan mungkin gimmick kembang api. Anyma kini tampil mewakili “era baru” musik elektronik, dengan memberikan pengalaman yang lebih dalam, musiknya bukan hanya didengar tapi juga dapat “ditonton” dan dirasakan. Dengan penambahan visual storytelling, pengalaman ini membuat para pendengar yang datang ke festival terasa seperti menikmati instalasi seni digital.
Yang menarik adalah pemanfaatan Visual AI yang lebih dari sekedar estetika, tapi bagian dari storytelling performance. Setiap beat dan setiap build-up, selalu sinkron dengan perubahan visual yang ditampilkan. Tema besar yang diangkat dalam visual tersebut mencangkup relasi antara manusia dan teknologi, hal ini membuat pertunjukan Anyma terasa relevan di era sekarang dimana AI, VR dan dunia virtual semakin blur dengan realita.

Dengan kata lain, AI dalam konteks ini berfungsi sebagai “bahasa artistik” untuk mengeksplorasi masa depan manusia. Penonton tidak hanya mendengar musik, tetapi juga “melihat” dan “merasakan” narasi yang dibangun.
Konsep besar yang dibawa Anyma dalam karyanya adalah hubungan yang sangat besar antara manusia dan teknologi di era media sosial ini. Visual AI nya sangat “viral- friendly” dan klip pendeknya sering trending di platform sosial media seperti TikTok dan Instagram. Strategi yang cerdas di era perkembangan teknologi global.
Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan di bidang AI generatif, real-time rendering, serta konsep seperti metaverse dan virtual reality telah mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital.
Hal ini memuat Anyma bukan hanya dikenal sebagai DJ yang hanya berfokus pada crowd dan party tapi lebih dari itu ia membawa kesan menjadi seniman multidisiplin dan naik level menjadi seorang creative director dan storyteller.
Anyma pelan-pelan melakukan shifting terhadap standar pertunjukan dalam industri musik. Sekarang semakin banyak musisi yang mulai berfikir bagaimana caranya membuat performance yang bukan hanya sekedar didengar, tapi bisa dialami dan dirasakan. Audiens modern pun cenderung mencari pengalaman yang lebih imersif dan interaktif, bukan sekadar konsumsi pasif. Pertunjukan Anyma menjadi refleksi dari kebutuhan tersebut.
Anyma merepresentasikan evolusi penting dalam industri musik elektronik. Dengan menggabungkan futurisme, AI, dan storytelling, ia menghadirkan bentuk pertunjukan yang melampaui batasan DJ set konvensional. Pendekatan sangat relevan dengan perkembangan teknologi dan juga memberikan gambaran tentang arah masa depan hiburan.
Perpaduan antara teknologi visual, narasi, dan inovasi digital mulai mendefinisikan ulang apa yang disebut sebagai “live performance”. Anyma menjadi symbol perubahan, bahwa masa depan music elektronik bukan hanya soal sound, tetapi tentang pengalaman. Tentang sebuah dunia yang dibangun diatas panggung dan bagaimana dunia tersebut beresonansi dengan penonton.
Nama: Dzikri Takariyanti
Email: tulisankudzta@gmail.com
Instagram: @dzikritakariyanti_

