Lima tahun setelah Spider-Man: No Way Home (2021), Peter Parker akhirnya kembali. Bukan sebagai remaja yang berusaha mencari tempat di tengah para Avengers, bukan pula Spider-Man yang harus berurusan dengan multiverse.
Kini ia kembali sebagai seorang pahlawan yang bertarung dengan kesendiriannya. Justru di situlah Spider-Man: Brand New Day menemukan kekuatannya, terlebih di fase baru MCU ini.
Film yang disutradarai Destin Daniel Cretton ini menjadi sequel dari No Way Home. Setelah Doctor Strange menghapus ingatan seluruh dunia, termasuk MJ (Zendaya) dan Ned (Jacob Batalon) tentang Peter Parker (Tom Holland), Peter kini menjalani hidupnya seorang diri. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai Spider-Man yang terus-terusan menangkap pelaku kriminal dan sesekali menonton siaran live sosial media milik Ned.
Peter Parker pada film ini sudah jauh berbeda dari sosok yang diperkenalkan lewat Homecoming. Ia masih bisa bercanda dan melakukan tingkah konyol khas Tom Holland, tetapi ada kesedihan yang terus mengikuti setiap langkahnya.
Film ini menyadarkan kita tentang proses pendewasaan pada sosok Peter Parker versi Tom Holland, anak SMA yang muncul dalam Avengers: Civil War kini sudah menyelesaikan kehidupan akademik dan menghadapi masalah kesepian, juga emosi dan mental. Dan film ini cukup cerdas untuk menjadikan kesepian tersebut sebagai inti ceritanya.
Tom Holland semakin nyaman memainkan Peter yang lebih dewasa. Ia masih memiliki sisi goofy yang menjadi ciri khasnya, tetapi kini ada beban emosional yang membuat karakter tersebut terasa berbeda. Peter bukan lagi anak SMA yang ingin diakui oleh Iron Man. Ia adalah seorang dewasa muda yang sudah kehilangan hampir seluruh kehidupan sosialnya, kehilangan ingatan masyarakat tentang dirinya, tetapi ia tetap memilih menjadi pahlawan.
Secara naratif, perubahan tersebut memberikan dimensi baru terhadap perkembangan karakter Spider-Man, termasuk juga dalam memposisikan kembali Spider-Man di dalam Marvel Cinematic Universe. Secara posisi karakter dan plot cerita, Brand New Day justru tampil dengan sangat solid, kuat, dan dewasa.
Kehadiran Punisher yang diperankan Jon Bernthal juga menjadi pasangan kontras yang menarik. Jika Peter masih memiliki idealisme dan sisi innocent, Punisher datang sebagai versi pahlawan yang jauh lebih keras dan pragmatis.
Namun hal serupa tidak dimiliki oleh dua tokoh antagonis dalam film ini yakni Jean Grey (Sadie Sink) dan Bill Metzger (Tramell Tillman), keduanya kekurangan kekuatan dalam menjadi tokoh antagonis, tidak ada cerita yang dibangun dengan dalam tentang motivasi katakter tersebut.
Selain pada pembentukan villain, kelemahan terbesar Brand New Day justru terdapat pada delivery hubungan Spider-Man dan MJ yang terlalu banyak memakan waktu. Film ini terlalu lama mengeksploitasi situasi tersebut sebagai ironi. Kita ingin melihat hubungan Peter dan MJ berkembang menjadi sesuatu yang baru, bukan terus-menerus menjadi pengingat bahwa mereka pernah saling mencintai.

Salah satu yang menarik juga adalah Brand New Day tidak mencoba mengalahkan hype dari No Way Home dengan menghadirkan lebih banyak cameo atau multiverse yang lebih besar. Justru sebaliknya. Film ini memilih mengecilkan skala cerita dan membuat semuanya terasa lebih personal. Brand New Day seperti berdiri sebagai cerita untuk Spider-Man.
Disaat yang sama hal ini juga bisa menjadi sebuah kelemahan disaat film Marvel belakangan banyak memberikan cross-over character, terlebih penampilan Tobey Maguire dan Andrew Garfield dalam No Way Home yang fenomenal. Brand New Day tampil terlalu personal dan membumi sehingga kurang terasa “wow factor”-nya. Namun mungkin itu yang membuatnya terasa menyegarkan.
Tidak ada tiga Spider-Man. Tidak ada nostalgia berlebihan. Tidak ada kebutuhan untuk terus mengingatkan penonton tentang betapa besarnya semesta Marvel. Yang ada hanyalah Peter Parker, New York dengan kejahatannya, juga kehidupan cinta Spider-Man yang selalu kandas di setiap universe.
Pada akhirnya, Spider-Man: Brand New Day bukan No Way Home baru ataupun menjadi lebih grande. Dan untungnya, film ini tidak berusaha menjadi demikian.
Our Score (8.5/10)
Judul: Spider-Man: Brand New Day
Produksi: Marvel Studios, Columbia Pictures, Pascal Pictures
Produser: Kevin Feige, Amy Pascal, Avi Arad, Rachel O’Connor
Sutradara: Destin Daniel Cretton
Cerita: Chris McKenna, Erik Sommers,
Sumber: Spider-Man (oleh Stan Lee dan Steve Ditko)
Pemeran: Tom Holand, Zendaya, Sadie Sink, Jon Bernthal, Tramell Tillman

