Home » Meninjau Jejak Layanan Streaming di Era Pasca Pandemi 

Meninjau Jejak Layanan Streaming di Era Pasca Pandemi 

Layanan streaming yang kita kenal dengan berbagai nama seperti Netflix, Amazon Prime, Disney Plus dan lain sebagainya, saat ini sedang mengalami krisis terbesar mereka yang berdampak kepada banyak orang. Masa kejayaan streaming perlahan meredup, acara-acara favorit terpaksa tidak dilanjutkan demi menghemat biaya, jumlah pelanggan baru yang kian menurun, seluruh hal tersebut berdampak kepada meredupnya industri layanan streaming.

Penonton layanan streaming akhirnya bisa melebihi TV kabel, tercatat berdasarkan data dari Forbes bahwa pada kuartal pertama 2022 di Amerika Serikat terdapat sebanyak 2,1 juta orang membatalkan langganan TV kabel mereka yang membuat jumlah pelanggan TV kabel berjumlah 70 juta. Kebalikannya pelanggan streaming bertambah sebanyak 2,2 juta orang dengan total sebanyak 113 juta orang di kuartal kedua 2022.

Namun masa kini yang menjadi persaingan adalah para penyedia layanan streaming harus saling berebut pelanggan baik itu dengan menurunkan harga langganan dengan penambahan iklan atau membuat bundel beberapa layanan menjadi satu paket. Seperti misalnya saja contohnya adalah paket langganan Disney Plus, Hulu dan ESPN Plus dengan harga USD 13.99 per bulannya atau sekitar Rp 220 ribu.

Seri Space Force yang dibatalkan setelah 2 musim, Courtesy of Netflix

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah Warner Bros. Discovery yang memutuskan untuk mencabut 36 judul dari daftar program dan beberapa rencana film. Keputusan ini diambil sebelum HBO Max bergabung dengan Discovery Plus setelah meyakinkan pemegang saham bahwa keputusan ini akan memotong Rp 46 triliun atau USD 3 miliar. Pada tahun ini, Netflix dihadapi dengan masalah besar yakni harga saham yang anjlok dan menurunnya jumlah pelanggan secara signifikan.

Tercatat pada April 2022, saham Netflix turun hingga 35% karena kehilangan 200 ribu pelanggan, pertama kali dalam 10 tahun terakhir. Netflix akhirnya berencana untuk membuat model layanan dengan iklan dan tentu saja harga langganan yang lebih murah, terdapat juga konsiderasi untuk menindaklanjuti soal password sharing. Selain Netflix, Disney Plus, Hulu dan ESPN Plus memutuskan untuk menaikkan harga langganan mereka setelah rugi lebih dari 15 triliun di kuartal ketiga tahun 2022.

Ditengah ramainya pemain pada industri layanan streaming, setiap perusahaan perlu membuat konten yang bisa menarik calon pelanggan. Hal ini dilakukan oleh Amazon Plus yang merilis acara termahal di dunia yaitu The Lord of The Rings: The Rings of Power dengan budget yang menurut Vanity Fair, diestimasi season pertamanya merogoh kocek sebesar Rp 7 triliun atau USD 462 juta. Untuk budget season pertama dengan total 8 episode bisa dikatakan setiap episode memiliki budget Rp 900 juta, sebagai perbandingan jumlah tersebut  hampir 2 kali lipat dari Stranger Things season 4 dengan Rp 468 juta per episode dan 4 kali lipat dari Game of Thrones season 8 dengan Rp 234 juta tiap satu episode.

The Lord of The Rings: The Rings of Power, Courtesy of Hollywood Reporter

Masa kelam industri layanan streaming sekarang juga berdampak pada banyak pelaku industri hiburan seperti produser maupun sutradara. Tim Doyle, seorang produser dan scriptwriter yang berpengalaman selama 30 tahun dan fokus di bidang komedi berpendapat bahwa kompetisi ketat layanan streaming tidak baik bagi genre komedi karena susahnya mendapat daya tarik yang global. Menurutnya, komedi yang terlahir dari sebuah budaya tidak dapat disampaikan secara baik kepada budaya yang berbeda.

Kecepatan internet yang kita miliki juga berpengaruh terhadap pengalaman kita menonton streaming karena jika internet tidak memenuhi kecepatan minimal yang dibutuhkan maka gambar dari film atau seri yang kita tonton akan kusut dan ngelag, maka sebenarnya harga yang ditawar tidak lebih murah dari TV kabel karena ada biaya tambahan yaitu langganan internet yang memadai. Ditambah lagi ada beberapa layanan streaming yang bekerja lebih optimal di perangkat yang berbeda, baik itu Roku, PlayStation, Amazon Fire Stick, smart TV dan lain sebagainya.

Dengan banyaknya alasan yang telah disebut, bukan tak mungkin masyarakat akan mengurangi langganan mereka ke penyedia layanan streaming baik itu Netflix, Disney Plus, Hulu dan lain-lain pada tahun 2023 nanti. Namun menurunnya streaming menandakan kenaikan pada dunia pembajakan digital. Buktinya saja, berdasarkan berita dari The Washington Post terdapat 350.000 member baru yang mengikuti subreddit r/Piracy, sebuah situs forum anonim yang membahas tentang pembajakan digital yang melingkupi film, perangkat lunak, musik, buku dan segala hal yang digital dan berbayar, sejak Januari 2021.

Layanan streaming di PS4, Courtesy of Android Authority

Streaming dahulunya memuncak saat pandemi, banyak orang yang menetap di rumah secara jangka panjang maka dengan adanya layanan streaming, kita bisa menonton film favorit atau series drakor kesenangan kita secara berkali-kali. Namun, ekspektasi untuk hal akan selalu sama sangatlah tidak mungkin terjadi maka penyedia-penyedia layanan streaming ini harus berimprovisasi dan beradaptasi untuk masa depan dan sekarang adalah masa transisi dari industri streaming.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah membuat tontonan-tontonan yang memikat pelanggan untuk tetap berlangganan atau bahkan streaming bisa dijadikan sebagai ‘bantalan’ untuk film-film yang mungkin flop di bioskop tapi ketika di layanan streaming masuk daftar Top 10 paling ditonton untuk minggu itu.

Pada akhirnya, tujuan seseorang menonton streaming adalah untuk mencari hiburan tetapi jika kita harus mencari tontonan yang bagus diantara berbagai layanan streaming maka bukannya terhibur tetapi frustrasi hingga ujung-ujungnya kita mencari solusi lain, bisa itu ngegame, nongkrong, tidur atau kita menonton di situs musuh terbesar dari streaming, TV kabel dan siaran, yaitu Youtube.

 

Source: The Washington Post, Forbes, The LA Times, Vanity Fair

 

Nuruddin Ihsan Affandi
IG: san_remo555
Email: maximusspeedimus@gmail.com

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Binance推荐码
Binance推荐码
28 days ago

Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

UP!
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
RSS
Pinterest
Pinterest
fb-share-icon
6
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x